9 Kota Hantu Dengan Kisah Tragis dan Menyeramkan

Ditinggalkan dan terbengkalai, Kota hantu atau kota mati yang memiliki kisah-kisah tragis dan bikin kamu merinding. Meskipun tidak semuanya tragis tapi beberapa diantaranya mungkin berbahaya bahkan ilegal untuk dikunjungi.

1 . Kolmanskop – Namibia

kota hantu

Kolmanskop terletak di selatan Namibia, beberapa kilometer menuju pedalaman dari pelabuhan Luderitz. Pada tahun 1908, hampir semua orang bergegas ke padang gurun Namib untuk menemukan berlian dan berharap mendapatkan kekayaan. Dalam waktu dua tahun, kota itu sudah lengkap dengan sekolah, rumah sakit dan bahkan bangunan rumah eksklusif, yang didirikan diatas padang pasir tandus. Tapi tak lama setelah penurunan penjualan berlian sejak Perang Dunia I. Akhirnya, selama tahun 1950 kota ini sepi dan bukit pasir mulai meminta kembali apa yang sebelumnya mereka punya.

Banyak rumah mulai runtuh, taman-taman dan jalan yang dulu tertata rapi kini terkubur di bawah pasir. Pintu dan jendela berderit, jendela kaca yang retak menatap hampa di seberang padang pasir. Sebuah kota mati baru saja lahir.

2. Pripyat – Ukraina

Pripyat adalah sebuah kota terbengkalai (Zona asing) di Ukraina utara. Dulunya adalah pemukiman bagi para pekerja Chernobyl Nuclear Power Plant, ditinggalkan pada tahun 1986 setelah bencana Chernobyl. Sebelum terjadi kecelakaan tragis, populasinya pernah mencapai 50.000 jiwa.

Sekarang, tempat ini adalah museum kota yang mendokumentasikan akhir era Soviet. Bangunan apartemen (empat diantaranya belum sempat ditempati), rumah sakit, kolam renang dan bangunan lain semuanya ditinggalkan, bahkan segala sesuatu yang ada di dalam bangunan ditinggal, TV, kertas catatan, mainan anak-anak, furniture, barang-barang berharga, pakaian dll. Warga hanya diizinkan untuk mengambil sebuah koper dokumen, buku dan pakaian yang tidak terkontaminasi. Namun, banyak juga isi bangunan interior apartemen dirusak dan dijarah pada beberapa waktu lalu. Karena tak terpelihara, banyak atap bocor, dan dibanjiri air pada musim hujan.

3. SAN ZHI – Taiwan

Taiwan utara, pemukiman futuristik ini awalnya dibangun sebagai tempat liburan mewah untuk orang kaya. Namun, setelah banyak kecelakaan fatal selama konstruksi, produksi dihentikan. Kurangnya ketersediaan dana membuat pekerjaan dihentikan secara permanen. Rumor di daerah sekitar mengatakan bahwa Kota ini sekarang dihantui oleh hantu dari orang yang meninggal.

Pemerintah akhirnya menutup tempat ini untuk menjauhkan masyarakat atas rumor yang berasal dari kejadian aneh.

4. Craco – Italia

Craco terletak di Daerah Basilicata Provinsi Matera, Sekitar 25 mil dari pedalaman teluk Taranto Italia. Kota abad pertengahan ini merupakan ciri khas dari masyarakat sekitar. Dibangun diatas bukit-bukit bergelombang, di sekitarnya digunakan untuk lahan pertanian gandum dan tanaman lain. Tahun 1060 tanah itu berada dalam kepemilikan Uskup Agung Arnaldo, Uskup Tricarico.

Pada tahun 1891, populasi Craco mencapai lebih dari 2.000 orang, meskipun tempat ini memiliki banyak masalah seperti kondisi pertanian yang buruk dan membuat keputusasaan. Antara tahun 1892 – 1922 lebih dari 1.300 orang pindah ke Amerika Utara. Pertanian buruk ditambah oleh gempa bumi, tanah longsor, dan Perang – yang semuanya menjadi alasan untuk migrasi massal. Pada tahun 1963 tersisa 1.800 penduduk yang dipindahkan ke sebuah lembah Craco Peschiera, dan Craco yang asli masih dalam keadaan hancur membusuk sampai hari ini.

5. ORADOUR-SUR-GLANE – Perancis

Kota kecil Oradour-sur-Glane, adalah sebuah kota horror yang sesungguhnya. Selama Perang Dunia II, 642 penduduk dibantai oleh tentara Jerman sebagai hukuman atas perlawanan Perancis. Jerman awalnya berniat menjadikan kota Oradour-sur-Vayreske sebagai sasaran tapi malah keliru menyerang Oradour-sur-Glane pada 10 Juni 1944. Menurut saksi yang selamat, orang-orang digiring ke lumbung dimana mereka ditembak kakinya sehingga mereka mati secara perlahan. Para wanita dan anak-anak, yang telah dikumpulkan di gereja, semua binasa ketika mereka berusaha untuk melarikan diri kemudian disambut oleh rentetan tembakan senapan mesin. Lalu kota itu dihancurkan Jerman setelahnya. Sampai sekarang reruntuhan kota masih berdiri sebagai peringatan kepada orang yang telah mati dan pengingat peristiwa yang pernah terjadi.

6. GUNKANJIMA – Jepang

Pulau ini adalah satu dari 505 pulau tak berpenghuni di Prefektur Nagasaki Jepang, 15 kilometer dari kota Nagasaki . Dikenal sebagai “Gunkan-jima” atau Battleship Island karena dinding lautnya yang tinggi. Semua ini dimulai pada tahun 1890 ketika sebuah perusahaan bernama Mitsubishi membeli pulau tersebut dan memulai proyek untuk mengambil batubara dari dasar laut. Sempat menarik banyak perhatian, dan pada tahun 1916 mereka membangun gedung beton besar pertama di pulau itu. Sebuah blok apartemen yang kuat dan mengakomodasi pekerja laut untuk melindungi mereka dari angin topan.

populasi mulai membengkak pada tahun 1959, dan menambah kepadatan 835 orang per hektar di seluruh pulau (1.391 per hektar untuk daerah perumahan) – salah satu kepadatan penduduk tertinggi yang pernah tercatat di dunia. Setelah minyak bumi menggantikan batubara di Jepang pada tahun 1960-an, tambang batu bara mulai ditutup, tak terkecuali tambang Hashima. Pada tahun 1974 Mitsubishi secara resmi mengumumkan penutupan tambang, dan pulau inipun adalah kosong dan terlupakan. Pulau ini dijadikan lokasi syuting film Battle Royale II 2003 yang terinspirasi dari videogame populer Killer7.

7. KADYKCHAN – Rusia

Kadykchan adalah satu dari banyak kota-kota kecil di Rusia yang jatuh ketika Uni Soviet mengalami keruntuhan. Warga terpaksa pindah untuk mendapatkan akses ke layanan seperti air bersih, sekolah dan perawatan medis. Negara memindahkan mereka keluar dalam periode dua minggu, dan mereka dibawa ke kota-kota lain dan dilengkapi dengan perumahan baru. Sebelumnya kota ini adalah kota pertambangan timah dengan penduduk 12.000 jiwa, namun kota ini sekarang sepi.

8. Kota Tembok KOWLOON – China

Terletak di luar Hong Kong China selama pemerintahan Inggris. Seorang mantan penjaga pos kota yang bertugas melindungi kota dari bajak laut berkata, pernah diduduki oleh Jepang selama Perang Dunia II dan kemudian diambil alih oleh penghuni liar setelah Jepang menyerah. Baik Inggris ataupun China tidak mau bertanggung jawab atas kota ini, sehingga menjadi kota yang punya hukum sendiri.

Populasinya meningkat selama beberapa dekade, sebagian penduduk membangun koridor labirin di atas permukaan jalan, yang tersumbat oleh tumpukan sampah. Bangunan tumbuh tinggi sehingga matahari tidak dapat mencapai tingkat bawah dan seluruh kota harus diterangi dengan lampu neon. Warga setempat menggunakan kota ini sebagai tempat prostit*si, kasino, sarang opium, kokain, dan pasar makanan yang menyajikan daging anjing dan pabrik-pabrik rahasia beroperasi tanpa gangguan otoritas. Kota ini akhirnya diruntuhkan pada tahun 1993 setelah keputusan yang dibuat oleh Inggris dan China.

9. AGDAM – Azerbaijan

Kota menyeramkan dari Agdam, Azerbaijan dulunya adalah kota yang berpenduduk 150.000 orang. Kota ini musnah pada tahun 1993 selama perang Nagorno Karabakh, meskipun kota ini tidak pernah menjadi arena pertempuran, namun menjadi korban vandalisme ketika diduduki oleh Armenia. Kini yang tersisa hanya reruntuhan kosong yang menyisakan kepiluan. Warga Agdam pindah ke daerah lain dari Azerbaijan, bahkan sampai ke Iran.

Add Comment